Toko Buku GRAMEDIA “tidak” Mendukung OpenSources

Gramedia

Tadi sore, ketika muter-muter kota Jogjakarta saya sempetin dulu mampir di Toko Buku Gramedia yang di Jalan Jend. Sudirman. Sebenarnya sih, niat awalnya saya mau Kopdar bareng anak-anak CR di dekat Masjid UGM, disebalah D3 Ekonomi. Tapi karena sudah kesorean ywdah saya langsung keliling-keliling saja dan tersesatlah saya di Gramedia.😀

Setelah masuk ke Gramedia, langsung deh penyakit bingungku muncul (maklum baru pertama kali masuk ke ni gedung). Lha, mana neh buku-buku nya. Pencarian di lantai satu gagal, langsung saja saya menuju lantai 2. Eh disini saya juga kebingungan karena tidak ada bau-baunya rak buku.hhe Terus meluncur deh ke lantai 3, Alhamdullilah…Ternyata ribuan buku telah menanti untuk dibaca…halah bahasanya😀

Dari kumpulan rak yang tersedia mataku langsung menuju rak di Bagian Komputer (Maklum anak IT gt) dan berharap pula buku-buku yang membahas LINUX dan Konco-konconya ada disana. Setelah sibuk mencari kesana-kemari, ternyata dari ratusan buku tentang komputer “tidak” ada satupun buku yang membahas Linux di dalamnya. Waduw py to Gramed ki…
Malahan yang bikin sebel, buku-bukunya Om Bill bertebaran sangat banyak disana. Mulai dari Microsoft Office dengan segala kroni-kroninya WordPowerpointExcel dll. Saya tak yakin toko buku yang sebesar Gramedia tidak menyertakan buku-buku tentang Linux dan OpenSources (Kalau ada pasti cuma 1-2). Saya mencari-cari lagi dan hasilnya cuma ketemu tentang aplikasi Joomla dan Php misale, yang jadi sedihnya pembahasan Joomla itu sendiri juga dilakukan atau berjalan di Microsoft Windows. Yah, mana neh buku-buku yang membahas tentang Linux, paling enggak penggenalan dasar linux gitu. Yang jadi permasalahan apakah GRAMEDIA tidak mendukung OpenSources atau tidak ada Pengarang yang mau membuat buku-buku tentang Linux dsb. Saya sih cuma bisa berharap semoga saja Toko Buku Sebesar GRAMEDIA mau menampung buku-buku tentang Linux dan sejenisnya. Semoga….🙂

Pencarianku di Gramedia berakhir sudah karena niat mau baca-baca buku tentang LINUX malah tidak ada, ywis……

17 Responses to “Toko Buku GRAMEDIA “tidak” Mendukung OpenSources”

  1. ulie marthawijaya Says:

    LANJUTKAN…..
    hhe…
    =)
    emeber…akika klo ke gramed juga jarang ngeliat bulu linux hhe..

    • ohdediku Says:

      Ternyata persediaan buku tentang Linux dan OpenSources saya pikir cuma di Gramedia JGJ yg tidak menyediakan, ternyata di Solo pun jg begitu….
      Apakah kota2 lainya jg sama…..hmmm tak taulah

      Thank Mbak atas informasinya🙂

  2. ant_ Says:

    jaaRang Bukan Berarti Gk ada Kn Pak…….

    Munkin Aj GraMed Ngliat Dari Segi Pnjualan Kurang Mnguntungkan,So PrSedian Dkurangi Buat Buku ttg linux…..

    Tapi ttp Aj Itu MngHambat PrkemBangan OpenSource Di NegeRi TerCinta Ini….. So, Kta Hnya bsa bdoa Agar GramEd Mo brpkir Seperti Pak Dedi…😀

    • ohdediku Says:

      Tapi yang menjadi pertanyaan Proposinya antara Buku2 Windows sama Linux itu gak sebanding mas…
      Wah siapa bilang Linux tidak menguntungkan, mungkin perlu direvisi lagi tuh kata2nya…halah
      Tanpa disadari anda juga memakai produk2 OpenSources lohhh, Mozilla Firefox, Google misalnya….. ^^

      Maju terus untuk perkembangan Linux dan OpenSources,,,,

  3. Chandra Says:

    Iya jg sih, kmren aku cari2 jg gak ada d gramedia buku2 tntang Linux dkk. Tp ada kok majalah InfoLinux, barusan kmren beli di gramedia.

    Tapi dulu aku pernah ke Gramedia surabya , bnyk bgt lho buku2 tntg Linux, aku beli buku yg tutorial Openoffice, eh , . .malah dpt bonus Linux live cd jg.

    • ohdediku Says:

      Wah mungkin perlu direvisi ulang kali ya postingan saya ini,
      mungkin yang paling tepat Gramedia di Yogyakarta.

      Thank Infonya Mas Chandra..
      bdw blog~nya baguss, perlu belajar banyak nih..🙂
      Artikel Linux nya di perbanyak lagi yah….hhhee

      Salam Linuxer,

  4. mwillypermana Says:

    Toga Mas di Ring Road tuh, yang Linux-friendly😀

    • ohdediku Says:

      Wah….
      Malah belum pernah kesana tuuh mas,
      Ntar deh kalau ada waktuu..hhe

      Terimakasih dah berkunjung di Blog Saia…..🙂

  5. aziz Says:

    mas ohdedi… ini saya bukannya mau ngebela gramed ya..

    sebenarnya kemarin saya baru masuk ke toko buku gramedia dan nemu buku ubuntu dalam bahasa indonesia… tapi versi ubuntunya versi lama banget, 7.04 apa ya… itupun saya baru nemu setelah tanya ke mbak-mbak yang pegang komputer database buku.

    Kemungkinan besar karena buku ubuntu memang gak laku, jadi otomatis ya pengarangnya dikit (atau sebaliknya, laku banget jadi habis… hahaha).

    Dan yang paling memprihatinkan adalah: buku os lain bertebaran, buku linux kayaknya kurang dari 1% deh…

    • ohdediku Says:

      Tp paling tidak yg berimbang gt, masak “plakat” win / micros ada
      lha “plakat” linux e ndi…..huuuuh

      Dilema antara laku ato kagak….😦

  6. d1ve2blu3 Says:

    hati2 mas tulis keluhan, nanti bsa masuk penjara😀

    Di gramedia bogor si saya lihat lumayan banyak, dari redhat, ubuntu, sampai open solaris jg ada. walaupun dari judul masih banyakan yang windows…

    • ohdediku Says:

      bener juga mas….
      ntar bisa2 kaya mbak Prita Mulyasari….
      tau ahh…..
      kita kan cuma menuangkan pendapat, toh itu juga untuk
      kemajuan Gramedia….

      Bravo Gramediaa….😀

  7. ahlan Says:

    ember gan .

    tadi sore juga caru buat dasar linux tp gg ada .

    • ohdediku Says:

      huuuuft. emang tuh gramed .
      tidak berpihak ke buku2 opensources…😦

  8. dani Says:

    toga mas ama social agency biasanya lumayan koleksinya, murah pula. mungkin dilema nulis tentang distro linux itu seperti ini: nulis tentang fedora 12, eh 6 bulan berikutnya dah ada yang baru. 1-2 tahun berikutnya, update keamanan distop, harus upgrade. jadi kalo belajar dari buku, kesannya kurang up-to-date.

    tentang pengalaman nulis buku linux, bisa tanya ke pak rusmanto-infolinux atau pak yahya kurniawan dot net (beliau jualan distro linux juga untuk kawasan jogja).🙂

  9. pelintas batas Says:

    samppe saat ini aku jug abingung…, mo mulai beralih ke yang open soucxe, tapi panduanya susah didapet, terutama yang berupa buku, karena aku berkeyakinan kalau kitra membaca, ilmu itu akan lebih mudah diinget.

    hadaw…., jadinya sampai sekarang aku masih ngandelin sotosop yang berjalan dalam anggur lucidku…😦

    • ohdediku Says:

      Dan yang pasti Googling gan, panduan murah meriah..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: