(Root) Linux membuat saya hampir frustasi….

Sekali lagi bahwa Sistem Operasi Linux Ubuntu hampir membuat saya frustasi. Bayangkan data-data penting yang saya simpan dari beberapa tahun yang lalu hampir saja musnah karena satu kecerobohan. Sebenarnya awal pangkal mula berawal dari keisenganku memakai user Root di linux ubuntu, alt+f2——-> gksu nautilus (nautilus via gui). Karena kalau kita masuk sebagai root, otomatis semua hak akses system sudah ada ditangan kita. Tanpa sengaja pula, mungkin karena ngantuk, capek atau laper tanpa sengaja file-file penting ku (Document, Artikel, Master2, Video, Music, Pictures) hilang begitu saja.

Waktu itu saya belum nyadar kalau file-file ku “hampir” Innalilahi. Ketika browsing2 sambil mendengarkan Amarok, tiba-tiba saja suara musiknya berhenti. Dan waktu lihat desktop wallpaper di background hilang. Tersentak, saya sempat kaget dibuatnya. Selidik punya selidik ternyata, Semua file-fileku sudah musnah.😦 Mati sudah….

Hanya berbekal dengan koneksi internet saya coba bertanya-tanya dengan temen2ku lewat chatting (berharap file-file ku dapat kembali). Tanya sana, sini, telpon dosen gak diangkat. Tanya google dah gak sabaran,  Dulu saya sempat teringat ketika menghapus sebuah file entah itu di media apapun contohnya flashdisk. pasti file-file tersebut masih Nyangkut sementara di system alias tidak hilang total. Saya cari-cari di Trash lewat Nautilus tidak juga ketemu, duuuuhhhh…..tambah was-was saja. Ternyata Allah swt memberikan wangsit yang sangat2 jitu. Aku teringat dengan File “.Trash-0″ tanpa tanda petik yang di hidden oleh system ubuntu. Mulailah saya keluarkan jurus CTRL+H di media dimana file-file saya dihapus. Mulailah nampak file .Trash-0. Berharap-harap cemas mulailah saya membuka folder tersebut dan disana ada 2 folder yang masih tersisa. Langsung saja tanpa banyak cang…cing…cong aku buka folder files dan terrrrnnnnnyyyyaaatttaaaa……. file-file pentingku semua ada disitu semua….. uffgghhhh lega rasanya😀

Sedikit pesan buat Anda-anda yang memakai linux, berhati-hatilah dalam menggunakan user “Root” Jangan digunakan ketika penggunaan biasa. Karena Root bisa Memudahkan Anda dan bisa membunuh Anda.

Maafin kata-kata yang tak sesuai EYD. karena disini saya juga masih ingin belajar banyak tentang nge-blog dan ingin berbagi pengalaman saya mengenai linux….linux…dan linuxx….

Salam Linuxer…..!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: