Melihat versi di Ubuntu dan teman-temannya (Kubuntu, Edubuntu, Xubuntu, BlankON) dll

Lagi-lagi ini tulisan saya kemarin yang sempat di posting di sini. Karena belum ada bahan yang kiranya pantes di posting, jadi
terpaksa lah artikel yang dahulu saya posting di blog ini. :D
Dan lagi-lagi saya juga memakai Ubuntu 8.04 Hardy Herron sebagai bahan untuk percobaan dan yang
sedang saya pakai ini.
Langsung saja, pertanyaan ini sering kali terlontar dari teman-temanku yang baru pertama kali belajar
Sistem Operasi Linux Ubuntu. Ini Ubuntu apa? Versi berapa? Ya, aku jawabnya cuma gini “ini Distro
Ubuntu Hardy Heron 8.04″. Tetapi jawaban ini sepertinya kurang memuaskan bagi kebanyakan temen-
temenku. Sebenarnya untuk mengetahui versi ubuntu dan keturunannya ada bermacam-macam cara
mulai lewat Terminal/Konsole, atau dengan bantuan software yang via GUI semisal
sysinfo.
1. Cara pertama dengan Terminal, cukup dari menu Applications-Accesories-
Terminal
, atau dengan shortcut dari keyboard ALT+F2 lalu ketikan
gnome-terminal. Sesudah muncul tampilan dari Terminal, lalu ketikan lsb_release
-a
. Maka disitu sudah ada output keluaran dari system.
2. Cara kedua sebenarnya paling mudah, hanya dengan menginstal sebuah aplikasi yang sudah ada di
Repository (Pengertian dan Cara Setting Repository ada pada artikel sebelumnya). Atau semisal Anda
tidak mempunyai Repository bisa download disini. Sesudah sysinfo terinstall di komputer,
langkah selanjutnya adalah: ke Applications-System Tools-Sysinfo. Lanjutkan dengan klik
System atau More detail..

sysinfo

sysinfo

Gimana mudah bukan… :)
Bravo Linuxer

COMPIZ FUSION DI UBUNTU HARDY HERON DENGAN VGA (ONBOARD) ATI RADEON X1200

Walaupun sekarang ubuntu telah merilis versi terbarunya , tetapi disini saya masih sangat senang menggunakan Ubuntu 8.04 Hardy Herron. Selain karena malas mencari Repositry yang setiap rilis ubuntu baru diikuti dengan Repository yang baru pula. Akhirnya kuputuskan untuk tetap setia kepada Ubuntu Hardy yang sekarang saya pakai. Toh, semuanya berjalan lancar-lancar saja, meskipun ada yang trouble disana-sini..:D

Huugh, akhirnya baru kali ini saya benar-benar berani memposting sebuah tulisan tentang Dunia Linux. Sebenarnya tulisan ini sudah pernah saya posting di sini. Tetapi, karena saya ingin bernostalgia dengan tulisan-tulisan yang dulu kuputuskan untuk sedikit mengcopy-paste.

Langsung saja tanpa banyak basa-basi, saya akan sekilas memperkenalkan tentang teknologi 3D di Linux yang membuat saya sungguh-sungguh menggelengkan kepala. Tak pernah terbayangkan bahwa Window di Linux Ubuntuku bisa bergoyang-goyang, bisa terbakar, bisa terbang, bisa semuanya deh. Pokoknya nyaingi Effect buatan dari Winxxx$, baik dari segi keindahan dan kebutuhan hardware.

Perlu juga diketahui juga bahwa saya memakai VGA ATI Radeon X1200 terintegrasi dengan Motherboard Biostar TA690G. Jadi boleh dikatakan bahwa VGA saya tersebut OnBoard ( Wah VGA onboard bisa memainkan CompizFusion dengan Lancar…..).

Pertama dan paling utama yang harus kalian lakukan adalah mempunyai sambungan internet agar nantinya kalian gak pusing mengenai dependensi atau program terkait yang diminta Ubuntu, atau paling gak kalian mempunyai Kumpulan DVD Repository (ada 5 Keping). DVD Repo bisa kalian beli atau Copy dari temen2 yang mempunyai repo tersebut. Kalau sudah ada Repo tersebut segera lakukan pendaftaran dari paket-paket2 tersebut. Adapun caranya adalah sebagai berikut:

  1. Dari terminal, sudo apt-cdrom add. Masukan DVD 1, tunggu sampai Ubuntu meminta apakah kalian akan memasukan DVD berikutnya. Terus masukan DVD 2 dan seterusnya.

  2. Cara kedua agak lebih mudah karena dalam tampilan GUI, yaitu dari System – Administartion -Synaptic Package Manager (Masukan Password kalian). Terus pilih edit – Add CDROM. Terus ikuti petunjuk yang ada.

Sesudah mendaftarkan paket-paket program dari repositori langkah selanjutnya adalah meng-enablekan (mengaktifkan) VGA kita yang ada di System – Administration – Hardware Drivers (masukkan password).

Sesudah teraktifkann secara default effect Compiz Fusion sudah dapat dirasakan. Tapi masih bawaan dari ubuntu, untuk itu kita harus menginstall beberapa tambahan plugin dari Terminal:

yang harus di install, compiz compizconfig-settings-manager fusion-icon emerald.

Setelah semua berhasil diinstall saatnya kita mencicipi sebuah Desktop Effect 3D dari linux ubuntu. Pilih System – Preference – Appearance – Visual Effect. Sesudah itu pilih yang Custom dan kalian akan dihadapi oleh tampilan yang namanya CCSM (Compis Config Setting Manager).

Selanjutnya agar Compiz Fusion berjalan ketika komputer dinyalakan, System – Preference – Session. Pilih Add, isikan Name dan Command dengan fusion-icon terus Close.

Ya Begitulah kiranya setting Compiz Fusion di Komputerku, mohon maaf banget kalo artikel ini kurang selayaknya dipublikasikan. Salam buat Linuxer di Indonesia.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.